1. Pengertian Keterampilan Berbahasa
Keterampilan berbahasa ialah suatu kemampuan
menggunakan bahasa dalam berkomunikasi baik itu
menyimak, berbicara, membaca maupun menulis.
Penerima pesan aktif memilih pesan lalu
memformulasikannya dalam bentuk lambang yang
berupa bunyi atau tulisan dengan kata lain di sebut
encoding. Kemudian lambang tersebut disampaikan
kepada yang menerima pesan dan penerima pesan
mengartikan lambang tersebut menjadi suatu makna
sehingga pesan tersebut dapat diterima secara utuh
atau disebut dengan decoding.
2. Manfaat Keterampilan Berbahasa
Adapun manfaat keterampilan berbahasa yaitu;
- a. Dapat mengungkapkan isi pikiran
- b. Dapat mengekspresikan isi perasaan
- c. Dapat menyatakan suatu kehendak
- d. Dapat melakukan suatu interaksi dalam
berkomuniksi
Keterampilan berbahasa terdiri atas 4 aspek, yaitu
keterampilan menyimak, keterampilan berbicara,
keterampilan membaca, keterampilan menulis.
Keterampilan berbahasa juga bersifat reseptif dan
bersifat produktif. Bagian yang termasuk dari reseptif
adalah keterampilan mendengarkan dan keterampilan
membaca, sedangkan bagian yang termasuk produktif
adalah keterampilan berbicara dan keterampilan
menulis. Tarigan (2008:2) mengungkapkan bahwa
keterampilan berbahasa dalam kurikulum sekolah
biasanya mencakup empat aspek, diantaranya yaitu:
a. Keterampilan Menyimak
b. Keterampilan Berbicara
c. Keterampilan Membaca
d. Keterampilan Menulis
Pada dasarnya keempat keterampilan tersebut erat
sekali hubungannya dan tidak dapat di pisahkan satu
dengan yang lainnya. Dalam memperoleh
keterampilan berbahasa biasanya dilalui dengan
belajar menyimak, kemudian dilanjutkan dengan
berbicara setelah itu belajar membaca dan menulis.
Keterampilan menyimak dan berbicara sudah mulai
kita pelajari sebelum duduk dibangku sekolah.
Keempat keterampilan berbahasa pada dasarnya
merupakan suatu keterampilan yang sangat erat
hubungannya dengan proses berfikir yang mendasari
bahasa. Selengkapnya dapat diakses dalam link berikut:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar