Istilah kompetensi bahasa (language competence) mengacu pada
pengetahuan bawah sadar tentang tata bahasa yang memungkinkan
seseorang menggunakannya untuk memahami masalah kebahasaan.
Kompetensi bahasa berbeda dengan performansi bahasa yang justru lebih
mengarah kepada aplikasi bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat
beberapa komponen tata bahasa yang mesti dikuasai oleh pendidik dan
calon pendidik agar dikatakan memiliki kompetensi dalam berbahasa.
Komponen tersebut meliputi: (1) konsep dasar bahasa, (2) teori belajar
dan pembelajaran bahasa, (3) pemerolehan dan perkembangan bahasa,
(4) kompetensi gramatikal, (5) kompetensi wacana, (6) kompetensi
sosiolinguistik, dan (7) kompetensi strategi yang berkaitan dengan
pembelajaran bahasa di kelas (Mustadi et al., 2021).
Istilah penggunaan bahasa (language use) merupakan bentuk
interaksisosial yang terjadi dalam situasi yang konkrit. Misalnya seseorang
yang berada dalam masyarakat, maka ia tidak lagi dipandang sebagai
individu yang terpisah dari yang lain. Pemakai bahasa merupakan
anggota kelompok sosialnya. Oleh karena itu, bahasa dan penggunaan
bahasa tidak diamati sebagai individu tetapi merupakan fenomena
sosial. Komponen language use meliputi: (1) komunikasi, (2) interaksi,
dan (3) literasi. Selengkapnya...
Selasa, 06 Juni 2023
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pendekatan Kontekstual
a. Pengertian Pendekatan Kontekstual Pendekatan kontekstual yaitu teori belajar mengajar yang memudahkan guru menautkan antara materi...
-
1. Hubungan Berbicara dengan Menyimak Berbicara dan menyimak adalah dua kegiatan yang berbeda namun berkaitan erat dan tak terpisahkan. ...
-
Guru sebagai seseorang yang memegang kunci dalam keberhasilan dalam pembelajaran. Peran guru yang sangat penting ini tidak terlepas dari ber...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar