Fenomena pembelajaran Bahasa Indonesia yang terjadi saat ini masih
sama dengan apa yang terjadi pada Abad ke-20 seperti yang disampaikan (Freire, 1968) dengan pendidikan ala bank. Di mana peran guru sangat
mendominasi. Di era Abad 21 ini pun masih menunjukkan hal yang sama
bahwa sebagian besar guru masih cenderung bergaya dogmatis, otoriter,
dan hanya memperlakukan siswa sebagai penerima informasi tanpa adanya
dialog dan interaksi. Hal ini akan membuat pembelajaran menjadi teacher
centre. Pembelajaran Bahasa Indonesia yang menggunakan pendekatan
teacher centre akan cenderung mematikan daya kreatif siswa. Tujuan
pembelajaran Bahasa Indonesia untuk membekali siswa keterampilan
berkomunikasi menjadi sulit tercapai. Selengkapnya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pendekatan Kontekstual
a. Pengertian Pendekatan Kontekstual Pendekatan kontekstual yaitu teori belajar mengajar yang memudahkan guru menautkan antara materi...
-
a. Prinsip Fungsional Prinsip fungsional dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SD pada hakikatnya sejalan dengan konsep pembelajaran yang i...
-
Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan untuk membantu peserta didik mengembangkan: 1. akhlak mulia dengan menggunakan bahasa Indonesia s...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar